ManhwaI’m The Only Granddaughter Of The Strongest Duke
"Tuhan, izinkan hamba merusak bisnis Ayah secara benar dan bijaksana lagi hari ini. Karena cuma ini satu-satunya cara supaya Ayah tidak mati."
Seorang pandai besi gila kerja yang rela mengikis nyawanya sendiri demi menempa senjata untuk kelompok Pahlawan—pria bodoh itu adalah ayahku. Begitu aku tahu kejadian tragis di masa depan, aku memutuskan untuk mengambil tindakan ekstrem demi menyelamatkannya. Dan cara itu adalah: merusak bisnisnya sendiri!
"Duh, kok biiisa ya pedang sekeren ini bahkan nggak sanggup memotong satu kentang lembek?!"
"Apa?! Kali ini pedangnya bahkan nggak bisa mengiris daging ham?!"
"Nggak mungkiiin pedang buatan Tuan Royz seburuk iniii!"
Sabotaseku sukses besar! Tapi aku tak boleh berhenti sampai di situ. Jadi, ketika para pahlawan datang mencari ayahku, aku menjawab mereka dengan amat sopan, "Neil Royz? Saya tak kenal siapa itu. Saya cuma tinggal berdua sama Ibu."
Maaf ya, Yah.
Rencanaku berjalan sangat sempurna. Tak ada satu pun pelanggan yang datang ke toko senjata Ayah, dan para pahlawan berhenti memintanya menempa pedang. Aku berpikir, yang tersisa hanyalah hidup bahagia bersama Ayah...
Sampai akhirnya—
"Manis, berapa usiamu tahun ini?"
Tiba-tiba saja, Adipati paling berkuasa di seluruh Kekaisaran mengklaim bahwa aku adalah cucu perempuannya! Ada apa sebenarnya ini?! Apa yang terjadi dengan hidupku?!
